Rab. Apr 24th, 2024

MAN.2 Pdg Panjang Wisuda Tahfizh

By nrlvi Feb 29, 2024 #MAN 2
8
Puncak Andalas, Padang Panjang – Madrasah Aliyah Negeri (MA N) 2 Kota Padang Panjang gelar Wisuda Tahfizh III dan perpisahan siswa kelas XII, di masjid madrasah tersebut, Rabu, 28 Februari 2024.
Wisuda Tahiti dibuka Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Nofiyanti, SSTP, M.M,  diikuti 191 peserta, satu di antaranya, Syauqi Adam Mehdavikia (X1 PKPA2) memiliki hafalan 30 Juz.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Padang Panjang, Drs. H. Alizar, M.Ag Datuak Sindo Nan Tongga, Kepala MAN 2, Dariman, M.Pd, perwakilan orangtua siswa, serta undangan lainnya.
Dariman menyebutkan, wisuda itu diawali dengan proses ujian hafalan pada Sabtu (24/2) lalu. Ada 560 siswa dan siswi yang ikut ujian. Yang dinyatakan lulus sebanyak 191 orang.
Dari 191 orang itu, ada 13 siswa yang memiliki hafalan 10-30 Juz. Setiap kategori ditetapkan peserta terbaik dan diberikan reward berupa gratis uang komite secara bervariasi. Khusus untuk hafizh 30 Juz, diberikan reward khusus oleh ketua komite uang tunai sebesar Rp3 juta.
“Kami ucapkan selamat kepada anak-anak kami yang diwisuda hari ini. Teruslah bersama Al-Qur’an, tingkatkan dan pertahankan hafalannya. Yang terpenting lagi, amalkanlah isi dari Al-Qur’an tersebut,” pesannya.
Sementara Nofiyanti mengapresiasi program Tahfiz Al-Qur’an di MA N 2 ini. Ia berharap program tersebut terus dikembangkan, sehingga jumlah siswa yang hafal Al-Qur’an terus bertambah.
“Bagi anak-anakku yang hari ini diwisuda, jangan puas dan berhenti menghafal. Teruslah menghafal hingga tuntas 30 Juz dan banyak-banyaklah mengulang supaya hafalanmu terpelihara,” pesannya.
Pemko Padang Panjang, lanjut Nofiyanti, akan selalu memberikan dukungan bagi sekolah ataupun madrasah dalam program-program keagamaannya, termasuk Tahfizh Al-Qur’an.
“Perhatian Pemko terhadap sekolah di bawah Kementerian Agama tak perlu diragukan lagi. MAPK Nasional di Islamic Centre hadir juga berkat bantuan Pemko dan DPRD,” ujarnya.
Semnetara Alizar juga memberikan apresiasi terhadap MA N 2. Program Tahfizh Al-Qur’an, katanya, harus menjadi salah satu unggulan madrasah. Sukses program tahfizh akan mendorong suksesnya bidang akademik.
“Faktanya, anak yang hafal Al-Qur’an, prestasi akademiknya juga bagus. Ketika masuk perguruan tinggi, anak yang hafal Al-Qur’an juga mendapatkan prioritas. Bahkan dengan jumlah hafalan 7 Juz ke atas bisa lulus tanpa tes,” katanya.
Program Tahfizh Al-Qur’an, lanjut Alizar, juga bisa menjadi solusi krisis moral di kalangan remaja. Sebab, anak yang hafal Al-Qur’an, akhlaknya juga baik.
“Jalankan dan terus perbaiki program ini. Semoga ke depan semakin banyak anak MA N 2 yang hafal hingga 30 Juz,” harapnya.
Usai pelaksanaan wisuda, siang harinya dilanjutkan dengan acara perpisahan kelas XII. Selain diisi dengan sambutan-sambutan, acara diisi dengan penampilan para siswa. ril

By nrlvi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *