Jum. Apr 12th, 2024

Word Bank Dukung Pembangunan TPST-RDF

By nrlvi Mar 7, 2024 #World Bank
10
Puncak Andalas, Padang – World Bank mendukung penuh Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Teknologi Refuse Derived Fuel (TPST-RDF) yang akan dibangun di Kota Padang.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar sudah pertemuan dengan Tim Leader, Jian Xie, seorang Senior Environmental Specialist World Bank, di ruang Abu Bakar Jaar Balaikota Padang, Rabu, 6 Maret 2024.
Ekos Albar mengatakan, keberadaan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) nantinya diharapkan dapat mengurangi  200 ton sampah per hari yang akan menjadi bahan bakar pengganti batu bara bagi Semen Padang.
“Berdasarkan data yang kami terima, RDF bisa mengatasi 200 ton sampah per harinya untuk menjadi bahan bakar. Infrastrukturnya disupport oleh Kementerian PU bersama Bappenas melalui loan dari World Bank, dengan anggaran sekitar 128 miliar rupiah,” tuturnya.
Ekos Albar menyebut terdapat lebih kurang 650 ton sampah per hari di Padang, RDF mampu mengelola sekitar 200 ton, sementara dikelola bank sampah mencapai 100 ton. Pemerintah Kota Padang masih punya beban 350 ton lagi yang akan dikelola.
Terkait operasional TPST-RDF telah ditetapkan pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Padang tahun 2025-2026. Periode November-Desember 2025 dengan perencanaan anggaran Rp 4,6 miliar, sementara periode Januari-Desember 2026 dengan perencanaan anggaran Rp 18,3 miliar.
“Saat ini kita masih mengupayakan agar dasar hukumnya berupa Perwako tuntas secepatnya, karena menjadi landasan bagi Kementerian PUPR, Bappenas dan World Bank untuk merealisasikan RDF ini sesegeranya” tuturnya.
Ikut menambahkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan FM menyampaikan berbagai usaha telah dilakukan dalam mengurangi produksi sampah di Padang. Peluncuran “Padang Bagoro” dan “Padang Mamilah” menjadi program persiapan pendukung operasional TPST-RDF. Hum

By nrlvi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *